Miss V Berjerawat ?


Bukan hanya wajah atau punggung saja yang bisa jerawatan karena area kemaluan terutama perempuan juga paling sering dihinggapi jerawat.
Samakah jerawat di muka dan area kemaluan?

Ternyata jerawat pada miss V sejenis dengan yang ada di muka atau punggung. Jerawat miss V disebabkan perubahan dalam folikel rambut dan kelenjar sebaceous.

Penyebab lain munculnya jerawat di seputar daerah intim perempuan itu juga karena di mulut miss V terdapat banyak kelenjar minyak.

Jika salah satu kondisi itu ada maka bisa memicu timbunya lesi atau jerawat, terutama jika keadaannya lembab dan atau pori-pori kulitnya tersumbat.

Jerawat miss V bisa menyebabkan iritasi, memalukan dan juga rasa tidak nyaman. Tapi umumnya jerawat yang muncul tidak berbahaya dan bisa diobati.

Gejala dari jerawat yang tumbuh di miss V terlihat memerah, adanya gundukan yang meradang pada atau di sekitar miss V, timbul rasa nyeri serta gatal yang menyertai gundukan tersebut.

Jerawat yang muncul bisa berbeda-beda tiap orang, jerawat mungkin saja tampak merah dan meradang di sepanjang garis celana dalam dan diikuti dengan komedo hitam atau putih. Komedo yang muncul terjadi akibat penumpukan sel kulit dan minyak yang menyebabkan pori-pori di kulit tersumbat.

Pada umumnya pengobatan yang diberikan untuk mengatasi jerawat di sekitar miss V adalah untuk memerangi infeksi bakteri, mempercepat pembaharuan sel kulit serta mengurangi inflamasi atau peradangan.

Namun jika kondisinya tak juga membaik atau justru semakin memburuk, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter kulit dan kelamin. Ditakutkan itu bukan jerawat biasa karena gejala penyakit menular seksual ada yang mirip dengan jerawat miss V, seperti herpes genital dan penyakit kutil kelamin.

sumber:detikHealth
»»  BACA SELENGKAPNYA .....

Ciri Genetik Penderita Jerawat Batu


Ciri Genetik Penderita Jerawat Batu -

Penderita Jerawat Batu, memiliki ciri genetik sebagai berikut :

1. Kulit wajah memiliki pori-pori besar dengan kelenjar minyak yang memproduksi sebum melebihi batas normal atau over-aktif.

2. Proses regenerasi sel kulit sangat lambat, tidak secepat pada kulit normal.

3. Sensitif, peradangan kulit sering terjadi, sehingga kulit yang mempunyai bekas jerawat tidak bisa hilang.

4. Darah kotor.

Dalam artikel sebelumnya sudah dijelaskan bahwa penderita jerawat batu ada kaitanya dengan faktor genetika atau keturunan, karena ciri-ciri tersebut memang sudah dibawa sejak lahir.

Pengobatan jerawat batu, silahkan baca artikel : Pengobatan Jerawat batu




»»  BACA SELENGKAPNYA .....